Strategi Mengatasi FOMO Dunia Kerja & Karir Sehat
FOMO Dalam Dunia Kerja, Menghadapi Tekanan FOMO, Kesehatan Mental Karyawan, Strategi Karir Sehat, Mengatasi Kecemasan Karir, Work-Life Balance, Produktivitas
Strategi Ampuh Hadapi FOMO Dunia Kerja & Karir Sehat
Pernahkah kamu merasa cemas saat melihat pencapaian rekan kerja? Atau merasa tertinggal dari teman-teman yang karirnya tampak lebih cemerlang? Itu bisa jadi tanda FOMO, atau Fear Of Missing Out, yang kini banyak dialami di dunia kerja. Kecemasan ini sering muncul. Ia bisa menggerogoti fokus dan kebahagiaan kita. Tapi, jangan khawatir! Kita bisa kok mengatasinya. Artikel ini akan membahas strategi mengatasi FOMO di tempat kerja. Kita juga akan belajar membangun sebuah karir sehat dan berkelanjutan. Mari kita selami bersama.
Memahami Inti FOMO di Dunia Profesional
FOMO bukan sekadar istilah keren. Ia adalah fenomena nyata. Banyak orang merasakannya, terutama di era digital ini. Media sosial dan lingkungan kerja yang kompetitif memperburuknya. Kita sering terpapar informasi keberhasilan orang lain. Ini bisa memicu perasaan kurang. FOMO di pekerjaan bisa sangat kuat. Ini karena karir adalah bagian penting dari identitas kita. Jangan biarkan perasaan ini menghambatmu.
Apa Itu Sebenarnya FOMO Karir?
FOMO karir itu perasaan takut. Kita takut melewatkan peluang. Kita takut ketinggalan promosi. Atau takut skill kita tidak relevan lagi. Ini sering muncul saat melihat orang lain sukses. Kita melihat mereka naik jabatan. Atau mereka dapat proyek besar. Kita juga lihat mereka punya gaji lebih tinggi. Perasaan ini bikin hati tak tenang. Ia bisa merusak fokus pada diri dan tujuan kita.
Sebagai contoh, bayangkan kamu sedang mengerjakan proyek. Tiba-tiba, kamu melihat postingan teman. Dia baru saja meraih penghargaan bergengsi. Seketika, pikiranmu jadi kacau. Kamu mulai membandingkan diri. "Kok dia sudah sejauh itu, ya? Aku ini apa?" Perasaan ini normal. Tapi, jika berlarut-larut, ia bisa jadi racun. FOMO dunia kerja bisa membuatmu tidak bahagia. Itu juga bisa mengurangi produktivitas kerja-mu. Mengidentifikasi perasaan ini adalah langkah awal yang baik. Kamu jadi tahu apa yang perlu diperbaiki. Ini penting untuk kesehatan mental karir.
Fenomena ini bukan hal baru. Bahkan para ahli sudah menelitinya. Dalam studi oleh Przybylski et al. (2013), FOMO didefinisikan sebagai kecemasan. Kecemasan ini muncul dari kemungkinan tidak terlibat. Kita takut melewatkan pengalaman berharga. Ini juga berlaku di dunia profesional. Mereka menemukan bahwa FOMO berkaitan dengan kepuasan hidup yang lebih rendah. Jadi, ini memang masalah serius. Bukan hanya sekadar "baper" atau perasaan sesaat.
FOMO di tempat kerja bisa punya banyak wajah. Mungkin kamu terus-menerus mengecek email. Kamu takut ketinggalan informasi penting. Atau kamu merasa harus ikut semua rapat. Ini meskipun rapat itu tidak relevan. Kadang, kita terlalu sibuk melihat rumput tetangga. Kita lupa menyiram rumput sendiri. Itu adalah dampak FOMO karir yang sering terjadi. Ini menghambat pengembangan karir personal. Kita jadi kurang fokus pada potensi dan kekuatan diri. Jasa pembayaran online seperti JualSaldo.com bisa membantumu fokus. Kamu bisa mengurus transaksi tanpa banyak drama. Ini mengurangi salah satu pemicu stresmu.
Bahaya Tersembunyi FOMO untuk Kesehatan Mental dan Produktivitas Kerja
FOMO bukan hanya mengganggu pikiran. Ia punya efek nyata. Ia bisa merusak kesehatan mental karir kita. Stres, kecemasan, bahkan depresi bisa muncul. Kita terus-menerus membandingkan diri. Ini adalah kebiasaan yang melelahkan. Kita jadi tidak menikmati proses. Kita juga tidak menghargai pencapaian kecil kita. Ini bahaya besar. Ini bisa menghambat produktivitas kerja kita secara signifikan.
Ketika kamu terus-menerus merasa tidak cukup, energimu terkuras. Ide-ide brilianmu mungkin tertahan. Kamu jadi kurang berani mencoba hal baru. Mengapa? Karena takut gagal. Ketakutan itu diperparah oleh bayangan sukses orang lain. Mereka terlihat sempurna. Padahal, kita tidak pernah tahu perjuangan di baliknya. Ini mengurangi fokus dalam karir. Akibatnya, kualitas pekerjaan menurun. Manajemen stres kerja jadi sangat penting. Kita harus melindungi diri dari efek buruk ini. Ini krusial untuk kebahagiaan kerja. Sebuah karir sehat selalu melibatkan mental yang kuat.
FOMO juga bisa memicu kelelahan. Kita merasa harus bekerja lebih keras. Kita ingin mengejar standar orang lain. Padahal, standar itu mungkin tidak realistis. Ini bisa memicu burnout. Itu adalah kondisi kelelahan fisik dan mental ekstrem. Tips kerja freelancer sering menekankan pentingnya keseimbangan. Ini demi menjaga semangat kerja. Ingat, setiap orang punya jalannya sendiri. Mengikuti jejak orang lain belum tentu yang terbaik untukmu.
Strategi Mengatasi FOMO yang Teruji & Bangun Karir Sehat
Oke, kita sudah tahu bahayanya. Sekarang, apa yang bisa kita lakukan? Ada banyak strategi mengatasi FOMO. Ini bukan sulap. Tapi, butuh kesabaran dan latihan. Tujuannya adalah membangun karir sehat. Kita ingin merasa bahagia dan berdaya. Mari kita mulai dengan langkah-langkah praktis.
Kenali Pemicu FOMO Anda Sendiri
Langkah pertama adalah mengenal diri. Apa yang memicu FOMO-mu? Apakah itu media sosial? Atau obrolan dengan rekan kerja? Mungkin juga berita tentang startup baru. Setiap orang punya pemicu berbeda. Kenali pemicumu. Setelah itu, kamu bisa mengambil tindakan. Ini adalah tips mengatasi FOMO yang paling dasar. Mengetahui pemicu adalah kekuatan. Kita bisa membuat strategi yang lebih jitu.
Coba luangkan waktu untuk merenung. Kapan kamu merasa cemas karena FOMO? Tuliskan momen-momen itu. Dengan begitu, kamu bisa melihat polanya. Mungkin kamu sering merasa cemas di hari Senin. Itu karena kamu melihat banyak orang posting pencapaian akhir pekan. Atau mungkin kamu cemas setelah browsing LinkedIn. Semua orang di sana tampak luar biasa. Mencatat ini penting. Ini membantu kita menyusun strategi mengatasi FOMO yang personal. Kamu bisa menemukan jasa SEO yang membantu mengoptimalkan website. Sama seperti itu, kita juga perlu mengoptimalkan diri.
- Catat Perasaanmu: Setiap kali kamu merasakan FOMO, tuliskan. Apa yang kamu lihat? Apa yang kamu rasakan?
- Identifikasi Sumber Pemicu: Apakah itu platform tertentu? Orang tertentu? Atau jenis informasi tertentu?
- Batasi Paparan: Jika media sosial pemicunya, coba kurangi waktu di sana. Atau ikuti akun yang memberimu inspirasi positif, bukan perbandingan.
- Refleksi Diri: Tanyakan pada dirimu, "Apakah ini benar-benar penting untukku?" atau "Apa yang bisa aku kendalikan dari situasi ini?" Ini akan membantu mengatasi FOMO dunia kerja.
Proses ini memang tidak instan. Tapi, ini sangat efektif. Kamu akan mulai memahami dirimu lebih baik. Ini adalah fondasi kuat untuk kesehatan mental karir yang baik.
Kembangkan Pola Pikir Bersyukur dan Fokus pada Diri
Seringkali, FOMO muncul karena kita kurang bersyukur. Kita terlalu fokus pada apa yang tidak kita miliki. Kita lupa dengan apa yang sudah ada. Coba ubah sudut pandangmu. Latih dirimu untuk bersyukur. Hargai setiap langkah kecilmu. Ini adalah strategi mengatasi FOMO yang ampuh. Ia membantu menciptakan kebahagiaan kerja yang autentik. Ini juga meningkatkan fokus dalam karir.
Setiap pagi, coba tulis tiga hal yang kamu syukuri. Ini bisa hal kecil. Misalnya, kopi enak atau rekan kerja yang baik. Atau hal besar. Contohnya, kesempatan bekerja. Latihan ini bisa mengubah caramu memandang dunia. Ia juga bisa membantumu lebih menghargai pekerjaanmu. Kamu akan melihat pertumbuhan profesional-mu sendiri. Bukan hanya sibuk membandingkan dengan orang lain. Ingat, kamu punya perjalananmu sendiri. Setiap orang punya ritme yang berbeda. Tak perlu terburu-buru. Nikmati prosesnya.
Bayangkan ini. Kamu sedang mencoba resep baru. Hasilnya tidak sempurna. Tapi, kamu belajar banyak. Lalu, kamu melihat temanmu posting foto masakan sempurna. Seketika, kamu merasa gagal. Padahal, masakanmu sendiri tetap enak. Dan kamu belajar banyak dari prosesnya. Itulah inti dari mengatasi FOMO dunia kerja. Kita harus fokus pada proses kita sendiri. Kita harus menghargai pembelajaran. Jangan cuma terobsesi pada hasil akhir orang lain. Ini penting untuk karir sehat jangka panjang. JualSaldo.com dapat membantumu dengan jasa isi saldo PayPal, sehingga transaksi personal atau bisnis berjalan mulus. Ini menghilangkan satu kekhawatiran dari pundakmu.
Bangun Batasan Sehat Antara Kerja dan Hidup Pribadi
FOMO sering membuat kita merasa harus selalu tersedia. Kita merasa wajib membalas pesan kerja di malam hari. Atau di akhir pekan. Ini adalah kebiasaan buruk. Ia mengikis keseimbangan kerja-hidup. Batasan yang jelas sangat penting. Ini demi menjaga kesehatan mental karir-mu. Kamu butuh waktu untuk dirimu sendiri. Kamu perlu istirahat. Ini adalah strategi mengatasi FOMO yang fundamental.
Cobalah untuk menetapkan jam kerja yang jelas. Setelah jam itu, tutuplah laptop. Matikan notifikasi kerja di ponselmu. Berikan waktu untuk keluarga, hobi, atau sekadar bersantai. Ini bukan berarti kamu tidak profesional. Ini berarti kamu menjaga kesehatanmu. Lingkungan kerja positif dimulai dari dirimu sendiri. Kamu yang menciptakan batasan itu. Rekan kerja akan belajar menghargainya. Ini akan membantu mengatasi FOMO dunia kerja. Kamu tidak akan merasa ketinggalan. Kamu justru merasa lebih terkontrol.
- Tentukan Jam "Off-Work": Matikan notifikasi kerja di luar jam kantor. Ini bisa jadi tantangan. Tapi, itu sangat penting.
- Hindari Mengecek Email di Waktu Istirahat: Beri ruang bagi pikiranmu untuk benar-benar lepas dari pekerjaan.
- Prioritaskan Diri Sendiri: Jadwalkan waktu untuk berolahraga, membaca, atau melakukan hal yang kamu suka. Ini bagian dari keseimbangan kerja-hidup.
- Berani Mengatakan Tidak: Jika ada permintaan di luar jam kerja yang tidak mendesak, berani menolak. Kamu berhak atas waktu istirahatmu.
Dengan JualSaldo.com, kamu bisa dengan mudah beli pulsa via PayPal atau beli paket internet PayPal. Jadi, urusan personal tetap jalan. Kamu tidak perlu khawatir soal pembayaran. Ini bisa mengurangi stresmu. Ini juga mendukung karir sehat-mu.
Membangun Fondasi Karir Sehat dan Berkelanjutan
Mengatasi FOMO hanyalah permulaan. Tujuan utamanya adalah membangun karir sehat. Karir yang membuatmu bahagia. Karir yang membuatmu berkembang. Ini melibatkan banyak aspek. Mulai dari pengembangan diri hingga manajemen waktu. Semua itu berkontribusi pada pertumbuhan profesional yang kamu impikan.
Pentingnya Pengembangan Diri dan Kompetensi
Salah satu pemicu FOMO adalah perasaan tidak mampu. Kita merasa skill kita kurang. Atau kita takut tidak relevan. Solusinya? Terus belajar dan berkembang. Pengembangan karir yang berkelanjutan sangat penting. Ini bukan hanya untuk mengejar orang lain. Ini untuk dirimu sendiri. Ini untuk meningkatkan kepercayaan dirimu. Ini adalah strategi mengatasi FOMO yang proaktif.
Ikuti kursus online. Baca buku-buku relevan. Hadiri seminar atau workshop. Bergabunglah dengan komunitas profesional. Jangan pernah berhenti belajar. Dunia kerja terus berubah. Skill baru selalu dibutuhkan. Dengan terus mengembangkan diri, kamu akan merasa lebih percaya diri. Kamu akan lebih siap menghadapi tantangan. Ini juga meningkatkan produktivitas kerja-mu. Kamu tidak akan merasa tertinggal. Kamu justru akan memimpin. Jual saldo Payoneer atau beli saldo Neteller melalui JualSaldo.com bisa membantumu membayar kursus online internasional. Ini membuka banyak pintu baru untukmu.
Investasi pada diri sendiri adalah investasi terbaik. Ini akan memberikan keuntungan jangka panjang. Sebuah studi oleh Deci & Ryan (2000) tentang Self-Determination Theory menunjukkan. Otonomi, kompetensi, dan keterkaitan adalah kebutuhan psikologis dasar. Ketika kita merasa kompeten (melalui pengembangan diri), kita merasa lebih termotivasi. Kita juga lebih bahagia. Ini esensial untuk kesehatan mental karir.
Menciptakan Lingkungan Kerja yang Mendukung
Lingkungan kerja sangat mempengaruhi kita. Lingkungan yang positif bisa mengurangi FOMO. Lingkungan yang toksik justru memperparah. Coba cari lingkungan kerja positif. Lingkungan di mana kamu merasa dihargai. Lingkungan di mana kamu bisa belajar. Dan lingkungan di mana kamu tidak perlu selalu berkompetisi. Ini adalah bagian dari karir sehat.
Jika lingkunganmu tidak mendukung, jangan ragu mencari solusi. Bicarakan dengan atasanmu. Atau dengan HRD. Jika tidak ada perubahan, mungkin saatnya mencari yang lain. Hidup terlalu singkat untuk bekerja di tempat yang membuatmu tidak bahagia. Bisnis digital sukses seringkali berasal dari lingkungan yang suportif. Carilah lingkungan yang mendorongmu, bukan menjatuhkanmu. Harga Bitcoin hari ini yang fluktuatif mungkin bikin cemas. Sama seperti itu, lingkungan kerja yang tak pasti juga bikin kita gelisah. Jadi, carilah kepastian.
Membangun hubungan baik dengan rekan kerja juga penting. Lingkungan kerja yang kolaboratif lebih baik daripada yang kompetitif. Beri dukungan kepada rekanmu. Mintalah dukungan saat kamu butuh. Jaringan yang kuat bisa jadi benteng. Ini melawan dampak FOMO karir yang negatif. Ini juga meningkatkan kebahagiaan kerja. Sebuah karir sehat akan lebih mudah diraih.
Manajemen Waktu dan Prioritas yang Efektif
FOMO sering membuat kita merasa harus melakukan semuanya. Kita mengambil banyak proyek. Kita merasa tidak bisa menolak. Ini justru kontraproduktif. Manajemen waktu yang baik sangat penting. Ia membantu kita fokus pada hal yang benar-benar penting. Ia juga mengurangi perasaan tertekan. Ini adalah strategi mengatasi FOMO yang krusial.
Belajarlah untuk memprioritaskan. Gunakan metode seperti matriks Eisenhower (penting/mendesak). Fokus pada tugas yang benar-benar penting dan mendesak. Delegasikan yang bisa didelegasikan. Singkirkan yang tidak penting. Dengan begitu, kamu bisa bekerja lebih efisien. Kamu bisa mencapai lebih banyak. Dan kamu akan merasa lebih puas. Ini meningkatkan produktivitas kerja. Ini juga mendukung keseimbangan kerja-hidup.
Jadwalkan waktu untuk istirahat. Waktu istirahat itu sama pentingnya dengan waktu kerja. Jeda singkat bisa membuat pikiranmu segar. Kamu bisa kembali bekerja dengan energi baru. Ingat, kamu bukan robot. Kamu butuh istirahat. JualSaldo.com menyediakan berbagai layanan. Misalnya beli saldo PayPal atau jasa top up PayPal. Ini memudahkanmu mengelola keuangan digital. Dengan begitu, kamu bisa lebih fokus pada prioritas pekerjaanmu.
Manfaatkan JualSaldo.com untuk Karir yang Lebih Lancar
Dalam perjalanan menuju karir sehat dan bebas FOMO, dukungan adalah kuncinya. JualSaldo.com hadir untuk membantu. Kami menyediakan berbagai layanan finansial digital. Ini dirancang untuk membuat hidupmu lebih mudah. Dengan layanan kami, kamu bisa mengurangi satu sumber stres. Kamu bisa lebih fokus pada pengembangan dirimu. Ini adalah bagian dari strategi mengatasi FOMO yang cerdas.
Apakah kamu sering bertransaksi internasional? Atau perlu mengelola berbagai dompet digital? Kami punya solusinya. Kami membantu jual saldo Perfect Money, beli saldo Skrill, dan banyak lagi. Layanan kami cepat, aman, dan terpercaya. Jadi, kamu tidak perlu lagi khawatir soal jasa pembayaran PayPal yang ribet. Ini mendukung produktivitas kerja-mu. Kamu bisa menyingkirkan kerumitan finansial dari pikiranmu. Kamu bisa lebih fokus pada pekerjaan yang penting. Ini sangat membantu untuk mengatasi FOMO dunia kerja.
Misalnya, kamu seorang freelancer. Kamu menerima pembayaran via PayPal. Kamu perlu mencairkannya ke bank lokal. Atau membeli token listrik. Kami bisa bantu PayPal ke Dana. Atau kamu bisa bayar PLN pakai PayPal. Ini sangat praktis, kan? Kamu juga bisa tempat top up game with PayPal jika kamu butuh hiburan. Semua ini memudahkan hidupmu. Ini memberimu lebih banyak waktu untuk fokus pada pengembangan karir-mu. Ini juga membantu menjaga keseimbangan kerja-hidup. JualSaldo.com adalah mitra terpercayamu. Kami selalu ada untuk mendukung karir sehat-mu.
Selain itu, untuk para investor kripto, kami juga menyediakan layanan jual beli. Kamu bisa cek harga Ethereum hari ini, harga Solana hari ini, atau harga Dogecoin hari ini. Kami juga melayani beli USDT murah, harga XRP hari ini, dan harga Litecoin hari ini. Bahkan harga Cardano hari ini, harga Axie Infinity hari ini, harga Polkadot hari ini, harga Stellar Lumens hari ini, harga Shiba Inu hari ini, harga BNB hari ini, harga Dash crypto hari ini, harga Polygon hari ini, harga EOS IDR, dan harga Chainlink hari ini. Semua transaksi kripto jadi lebih mudah. Ini membantu fokus dalam karir-mu tanpa harus repot mengurus berbagai platform.
Meraih Kesejahteraan Mental di Tengah Dinamika Karir
Dunia kerja itu dinamis. Banyak perubahan. Banyak tantangan. Ini bisa memicu stres. Apalagi jika ada FOMO. Penting sekali untuk menjaga kesehatan mental karir. Ini bukan kemewahan. Ini adalah kebutuhan dasar. Kita perlu mengelola emosi kita dengan baik. Ini demi mencapai kebahagiaan kerja yang sejati. Dengan begitu, kita bisa membangun karir sehat.
Menjaga Kesehatan Mental sebagai Prioritas Utama
Jangan anggap remeh kesehatan mentalmu. Ia sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Jika mentalmu terganggu, performamu juga menurun. Ini bisa memperburuk FOMO. Prioritaskan kesehatan mental karir-mu. Ini adalah investasi terbaik. Ia akan berdampak positif pada semua aspek hidupmu. Ini adalah strategi mengatasi FOMO yang paling penting.
Coba luangkan waktu untuk dirimu sendiri. Lakukan meditasi. Berolahraga secara teratur. Tidur yang cukup. Habiskan waktu di alam. Jika perlu, jangan ragu mencari bantuan profesional. Psikolog atau konselor bisa membantumu. Mereka bisa memberimu tips mengatasi FOMO. Mereka juga bisa membantumu mengelola stres. Ingat, meminta bantuan itu bukan tanda kelemahan. Itu adalah tanda kekuatan. Ini menunjukkan kamu peduli pada dirimu sendiri. Ini esensial untuk manajemen stres kerja yang efektif.
Sebuah kutipan populer bilang, "Kamu tidak bisa menuangkan dari cangkir kosong." Kamu harus mengisi ulang energimu. Ini agar kamu bisa memberikan yang terbaik di pekerjaan. Dan di hidupmu. JualSaldo.com juga mendukung layanan Jasa Saldo PayPal Murah. Layanan ini memastikan transaksimu lancar. Ini akan mengurangi kekhawatiran finansial. Ini penting untuk keseimbangan kerja-hidup dan karir sehat.
Berani Menolak dan Mengatakan "Tidak"
FOMO kadang membuat kita jadi people pleaser. Kita sulit mengatakan "tidak". Kita takut mengecewakan. Atau takut kehilangan kesempatan. Padahal, berani menolak itu penting. Itu adalah cara kita melindungi diri. Itu adalah cara kita menjaga batasan. Ini adalah bagian dari strategi mengatasi FOMO yang krusial. Ini juga penting untuk manajemen stres kerja.
Tidak semua peluang harus diambil. Tidak semua permintaan harus dipenuhi. Pilihlah dengan bijak. Fokus pada apa yang selaras dengan tujuanmu. Fokus pada apa yang penting untuk pengembangan karir-mu. Mengatakan "tidak" bisa sulit di awal. Tapi, itu akan membantumu di jangka panjang. Ini akan memberimu lebih banyak waktu. Waktu untuk hal yang benar-benar kamu inginkan. Ini akan meningkatkan fokus dalam karir.
Sebuah anekdot klasik: seorang profesor bertanya kepada muridnya. "Coba bawa air dari sumur ini dengan sendok." Muridnya bingung. "Tapi, Pak, itu tidak mungkin." Profesor tersenyum. "Sama seperti itu, kamu tidak bisa mengambil semua proyek jika kamu hanya punya satu sendok." Intinya, kenali kapasitasmu. JualSaldo.com dapat membantu jasa bayar invoice agar beban kerjamu sedikit berkurang. Ini adalah cara praktis untuk mengatakan "tidak" pada kerumitan pembayaran.
Kesimpulan: Mengendalikan FOMO, Meraih Karir Impian
FOMO di dunia kerja memang nyata. Ia bisa menguras energi. Ia bisa menghambat potensimu. Tapi, kita punya kekuatan untuk mengatasi FOMO dunia kerja. Kita bisa mengubahnya menjadi motivasi. Kita bisa membangun sebuah karir sehat. Karir yang penuh makna dan kebahagiaan kerja.
Ingat, perjalanan setiap orang itu unik. Jangan bandingkan dirimu dengan orang lain. Fokus pada dirimu sendiri. Fokus pada pertumbuhan profesional-mu. Kembangkan strategi mengatasi FOMO yang cocok untukmu. Prioritaskan kesehatan mental karir-mu. Bangun keseimbangan kerja-hidup yang baik. Dengan begitu, kamu tidak akan merasa ketinggalan. Kamu justru akan merasa utuh dan berdaya. JualSaldo.com siap mendukungmu. Kami bantu urusan finansialmu. Dengan begitu, kamu bisa lebih tenang. Kamu bisa lebih fokus. Bersama, kita wujudkan karir sehat impianmu!
Referensi Ilmiah
- Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of Fear of Missing Out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841-1848.
- Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The "what" and "why" of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227-268.
- Van den Broeck, A., Ferris, D. L., Chang, C. H., & Rosen, C. C. (2016). A review of work motivation theories and theories of worker well-being. The Academy of Management Annals, 10(1), 1-52.